Moonlight Sculptor Vol 38 Chapter 1

 

Chapter 1 : Bawahan yang Terpencar

Monster-monster berkeliaran di Barren Howling Ruins. Ada zombie jinak yang berkeliaran di sekitar seperti telah kehilangan jiwanya.
"yah, sepertinya mereka level 300an?tapi seperti ada aura yang mencurigakan mengalir di sekitar sini"
Weed bersembunyi di balik batu dan mengamati monster-monster.
Ciri monster-monster berlevel tinggibiasanya tampak dari waktu ke waktu. Misalnya, kulit mereka akan berubah warna tertentu atau walau monster tersebut jelek tapi memancarkan aura elegan.
Namun, disini monster-monster hanya jelek, tak ada atribut atau spesifikasi lainnya. Mereka besar dan kejam. Tapi monster-monster ini jelek karena pengaruh dari magic Order of Embinyu yang mengalir di tempat ini. Perbandingan antara tubuh, kepala dan tangan yang tidak normal atau mereka tampak mengancam secara ganjil.
"Level mereka rendah,tapi jumlah mereka banyak"
Makhluk-makhluk aneh berlompatan.
Kkiyaaak!
Weed melihat seekor gagak terbang dari kejauhan ke arah penghalang yang runtuh.
Saat pertama melihatnya, burung gagak itu tampak biasa saja walaupun ukurannya lebih besar. Tetapi kemudian bulu-bulunya mulai rontok seperti Bald Eagle. Taring-taringnya mulai memanjang menyerupai kelelawar vampir dan cakar-cakarnyapun memanjang.
Saat gagak itu mencapai penghalang tersebut, ia berubah menjadi makhluk campuran antara gagak dan anjing. Akhirnya kehilangan jiwanya dan hanya berkeliaran di tempat itu.
"Ini cukup berbahaya. Ini semua karena aura dari Order of Embinyu tapi..ngomong-ngomong, tempat ini cukup jarang ada didunia"
Weed menunggu dengan tenang di sudut batu itu. Seekor monster yang bergerak perlahan tiba-tiba berhenti dan mengendus dengan hidungnya. Ada area luas yang harus di lewati sehingga akan sulit untuk menyeberangi pengalang tanpa tertangkap.
"Aku harus membereskan monster-monster yang ada didekatku. Sehingga monster-monster yang jauh takkan tertarik menyerangku"
Monster-monster ini tak mau bergerak bergerombol seperti para orc atau goblin. Tapi mereka akan berkumpul ketika ada pertempuran. Mereka dirasuki kekuatan kegelapan jadi mereka lebih agresif.
"Aku harus menunggu kesempatan dan bergerak perlahan. Intai, bergerak, sembunyi, bergerak, sembunyi dan ulangi. Aku tak tahu apakah bawahanku bisa melakukan ini dengan baik"
Weed mencoba memahami medan dan atmosfir tempat ini. Dia memiliki waktu 10 hari untuk quest, ini termasuk waktu yang singkat. Ini adalah tahap akhir dari petualangan epik untuk mendapatkan quest teknik memahat rahasia.
Tingkat kesulitan quest terus meningkat setiap tahapnya jadi dia tidak memiliki banyak waktu. Bahkan jika dia bekerja keras dalam waktu 10 hari, kesalahan sekecil apapun bisa menggagalkannya dalam hitungan menit. Sama seperti pelajar yang belajar untuk ujian besok.
"Bagaimanapun juga aku harus bergerak. Aku harus bergerak ketempat yang lebih tinggi untuk melihat dengan jarak pandang yang lebih luas. Dan bangunan  tertinggi disekitar sini adalah...penghalang itu"
Monster-monster berjalan perlahan-lahan!
Weed menunggu sampai seekor monster lewat. Lalu dia memberikan serangan kejutan menggunakan Sword Extermination.
Jika seorang Knight menyerang dari belakang maka mereka akan mendapat penalti untuk fame dan honor mereka. Ada juga Knight yang terkenal dengan reputasi buruknya karena serangan 'belakang' nya. Tapi profesi lain tidak peduli pada martabat mereka dan bebas menyerang dari belakang. Khususnya profesi thief yang menjalani karirnya dengan menusuk dari belakang.

Critical Hit

No comments:

Post a Comment