Chapter 1 : Bawahan yang Terpencar
Monster-monster
berkeliaran di Barren Howling Ruins. Ada zombie jinak yang berkeliaran
di sekitar seperti telah kehilangan jiwanya.
"yah, sepertinya mereka level 300an?tapi seperti ada aura yang mencurigakan mengalir di sekitar sini"
Weed bersembunyi di balik batu dan mengamati monster-monster.
Ciri
monster-monster berlevel tinggibiasanya tampak dari waktu ke waktu.
Misalnya, kulit mereka akan berubah warna tertentu atau walau monster
tersebut jelek tapi memancarkan aura elegan.
Namun,
disini monster-monster hanya jelek, tak ada atribut atau spesifikasi
lainnya. Mereka besar dan kejam. Tapi monster-monster ini jelek karena
pengaruh dari magic Order of Embinyu yang mengalir di tempat ini.
Perbandingan antara tubuh, kepala dan tangan yang tidak normal atau
mereka tampak mengancam secara ganjil.
"Level mereka rendah,tapi jumlah mereka banyak"
Makhluk-makhluk aneh berlompatan.
Kkiyaaak!
Weed melihat seekor gagak terbang dari kejauhan ke arah penghalang yang runtuh.
Saat
pertama melihatnya, burung gagak itu tampak biasa saja walaupun
ukurannya lebih besar. Tetapi kemudian bulu-bulunya mulai rontok seperti
Bald Eagle. Taring-taringnya mulai memanjang menyerupai kelelawar
vampir dan cakar-cakarnyapun memanjang.
Saat
gagak itu mencapai penghalang tersebut, ia berubah menjadi makhluk
campuran antara gagak dan anjing. Akhirnya kehilangan jiwanya dan hanya
berkeliaran di tempat itu.
"Ini cukup berbahaya. Ini semua karena aura dari Order of Embinyu tapi..ngomong-ngomong, tempat ini cukup jarang ada didunia"
Weed
menunggu dengan tenang di sudut batu itu. Seekor monster yang bergerak
perlahan tiba-tiba berhenti dan mengendus dengan hidungnya. Ada area
luas yang harus di lewati sehingga akan sulit untuk menyeberangi
pengalang tanpa tertangkap.
"Aku harus membereskan monster-monster yang ada didekatku. Sehingga monster-monster yang jauh takkan tertarik menyerangku"
Monster-monster
ini tak mau bergerak bergerombol seperti para orc atau goblin. Tapi
mereka akan berkumpul ketika ada pertempuran. Mereka dirasuki kekuatan
kegelapan jadi mereka lebih agresif.
"Aku
harus menunggu kesempatan dan bergerak perlahan. Intai, bergerak,
sembunyi, bergerak, sembunyi dan ulangi. Aku tak tahu apakah bawahanku
bisa melakukan ini dengan baik"
Weed
mencoba memahami medan dan atmosfir tempat ini. Dia memiliki waktu 10
hari untuk quest, ini termasuk waktu yang singkat. Ini adalah tahap
akhir dari petualangan epik untuk mendapatkan quest teknik memahat
rahasia.
Tingkat
kesulitan quest terus meningkat setiap tahapnya jadi dia tidak memiliki
banyak waktu. Bahkan jika dia bekerja keras dalam waktu 10 hari,
kesalahan sekecil apapun bisa menggagalkannya dalam hitungan menit. Sama
seperti pelajar yang belajar untuk ujian besok.
"Bagaimanapun
juga aku harus bergerak. Aku harus bergerak ketempat yang lebih tinggi
untuk melihat dengan jarak pandang yang lebih luas. Dan bangunan
tertinggi disekitar sini adalah...penghalang itu"
Monster-monster berjalan perlahan-lahan!
Weed menunggu sampai seekor monster lewat. Lalu dia memberikan serangan kejutan menggunakan Sword Extermination.
Jika
seorang Knight menyerang dari belakang maka mereka akan mendapat
penalti untuk fame dan honor mereka. Ada juga Knight yang terkenal
dengan reputasi buruknya karena serangan 'belakang' nya. Tapi profesi
lain tidak peduli pada martabat mereka dan bebas menyerang dari
belakang. Khususnya profesi thief yang menjalani karirnya dengan menusuk
dari belakang.
Critical Hit
No comments:
Post a Comment